About

badoot zine adalah sebuah zine yang diprakarsai oleh Maorachmansyah Rinaldy Chikal dan Lana Syahbani. zine ini berisi karya tulis berupa opini, gambar, dan beberapa rubrik yang kami buat untuk menghibur pembaca. selain menyertakan konten yang kami buat, kami juga menerima pembaca yang mau menjadikan kami sebagai etalase karyanya dan bagi yang band-nya mau di-review. badoot terbit satu bulan sekali setiap tanggal 9, dalam bentuk pdf serta edisi cetak berupa fotocopy-an yang terbatas jumlahnya. kalian juga dapat membaca badoot di issuu.com.

nah, pasti sudah kenal dengan zine yang satu ini. badoot zine, kini hadir di tumblr dan setiap harinya PASTI akan update terus hingga mampus! VIVA LA BADOOT ZINE!

Search for content

WE ARE UNDER CONSTRUCTION!

Tulisan ini bersifat pengumuman. Mengapa demikian? Karena kami ingin memberitahukan kepada kalian semua, baik yang suka melihat tumblr BZ ataupun hanya orang gaul yang nyasar ke tumblr kami. Tak apalah.

Disini kami ingin memberitahukan kepada kalian, bahwasannya sebagaimana dalam Kitab Undang-Undang Tak Penting (KUUTP), bulan ini Badoot Zine dengan resmi dan bangga menyatakan bahwa akan mengalami banyak sekali inovasi & kejutan-kejutan yang nantinya kalian menyadari bahwa tidak akan ada hal yang semacam ini di zine lain.

Oleh karena itu, kami kru BZ mau maafan yang sebesar-kecilnya pada pembaca, penikmat, bahkan pembenci BZ kalau edisi selanjutnya dapat dipastikan akan “ngaret”. Tapi tenang saja, ini bukanlah akhir dari Badoot Zine yang caem ini. Terima kasih pada kalian yang sudah membaca tulisan dari salah satu kru BZ yang lagi sms-an ini. ADIOS AMIGOS! AND NOW WE ARE UNDER CONSTRUCTION!


*PS : tumblr juga mungkin akan berkurang postingannya bulan ini.

Badoot Zine #6 sudah bisa diunduh di SINI, kami tampil dengan landscape serta dominan hitam putih, membahas segala sesuatu tentang alas kaki, khususnya sneaker. selamat menikmati :0)

Badoot Zine #6 sudah bisa diunduh di SINI, kami tampil dengan landscape serta dominan hitam putih, membahas segala sesuatu tentang alas kaki, khususnya sneaker. selamat menikmati :0)


look what we found at cihapit!

siapa belum tahu jalan ‘antik’ di kota bandung ini? tidak jauh dari jalan riau yang diburu para penggila belanja dari luar kota, jalan cihapit tak kalah memesona. tidak berlebihan jika saya katakan jalan cihapit ini seperti toko serba ada.

baru saja melalui plang jalan tersebut, sebuah kios sepatu menyambut langkah kaki kami (kedengarannya kawanan sepatu meraung-raung minta dibeli). sepatu yang dijual memang tidak semuanya barang asli, ada barang-barang tiruan yang hampir sama persis dengan aslinya yang harganya lebih murah. salah satu diantaranya adalah sepatu docmart yang digandrungi anak muda cadas di berbagai pelosok dunia.

sekitar lima langkah di samping kios sepatu, raket tenis dan badminton yang kondisinya masih terlihat bagus digantung dengan rapi. kami tidak begitu tertarik, karena ada yang lebih memikat hati dari sekumpulan raket yang bergelantungan, kaca mata oldies! puluhan kacamata ditata secara sembarang namun menawan. harga bervariasi dari yang menurut kantong kami murah hingga mahal. penjualnya pun sangat ramah, ketika kami berlalu setelah melihat-lihat tanpa membeli ia tetap tersenyum tulus.

antara kios sepatu dan raket, ada satu kios yang terselip. bagi para pecinta fotografi analog, kios ini sudah tidak asing lagi. kamera analog dengan berbagai merek serta berbagai jenis lensa hadir di sana. walaupun kedua barang tersebut yang mendominasi etalase, kamera polaroid dan bawah air tidak luput dari perhatian kami.

di seberang jalan, ada kios musik kesukaan saya. saat saya masih di sma, saya sempat membeli beberapa kaset dari beberapa dekade yang lalu. kios ini menjual cd, kaset, dan piringan hitam bekas pakai yang masih baik kondisinya. dari lagu barat dan timur, keroncong, pop melayu, sampai classic rock ada di sana. asyiknya, penjual benar-benar mengerti soal sejarah musik.

tidak cukup menceritakan di sini rasanya. masih ada berbagai kios yang belum terkisahkan. kios baju bekas, pedagang audio mobil, warung makan ibu eha yang melegenda, dan masih banyak lagi. cihapit yang rindang selalu menanti, bersama kios-kios dengan penjual yang menanti pelukan pembeli untuk barang dagangannya. (Lsy)

we’ll tell you impressive story of this man on Badoot Zine #6

we’ll tell you impressive story of this man on Badoot Zine #6

look what we found at cihapit !

look what we found at cihapit !